Tips memilih Gambar yang Tepat untuk Konten Marketing anda

Tips-memilih-Gambar-yang-Tepat-untuk-Konten-Marketing-anda


Bagaimana Cara Memilih Gambar yang tepat Untuk KontenMarketing-heytekno.com sering kita mendengar kata pepatah "jangan hanya meliihat sesuatu hanya dari covernya saja", namun fakta yang terjadi di masyarakat adalah demikian, begitulah proses alami yang dicerna otak kita baru kemudian konten yang menyertainya, baik itu berupa packaging, kartu nama sosial media dan content creator. Hal pertama yang di proses oleh otak kita adalah tampilan visualnya kemudian baru isinya.

Pesan awal yang muncul dari sebuah visual bisa membantu otak untuk menyampaikan perhatian yang konsisten dan mengingat informasi yang disampaikan. Hal itu disimpulkan dari beberapa penelitian yang telah dilakukan bahwasannya informasi visual lebih cepat karena 90% informasi yang diteruskan ke otak berbentuk visual. Penelitian yang lain menunjukkan bahwa manusia memberikan respon yang  lebih baik terhadap sebuah gambar  dibandingkan respon yang diberikan kepada 1.000 kata. ini dibuktikan pada data statistik yang dihimpun oleh Hubspot dimana facebook post dengan gambar akan mendapatkan engagement yang lebih baik dibandingkan poost tanpa gambar.

dari fakta dan hasil penelitian menunjukkan konten visual menjadi titik kunci untuk menyampaikan informasi kepada audiens kita. dengan demikian, memilih visual yang tepat adalah hal yang penting untuk memaksimalkan konten marketing mu.

berikut ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam

Memilih gambar atau visual yang cocok digunakan untuk konten anda:


1. Gunakan Gambar Yang relevan

Gambar yang sobat pakai haruslah revelan dengan isi konten, atau informasi yang ada di dala keterangan gambar yang di sampaikan. Karena dengan gambar yang sesuai akan membantu lebih cepat informasi yang disampaikan lewat gambar. Jika Gambar ditempatkan pada sub-heading artikel tersebut ini akan memberikan manfaat bagi mereka yang hanya sekedar melihat sekilas keseluruhan artikel anda untuk memperoleh kontek poin dari setiap bagian dari artikel anda. jika sumber yang diperoleh memiliki pilihan yang terbatas sehingga susah untuk memperoleh visual yang relevan, anda dapat coba dengan sedikit merubah headline atau sub-heading supaya sesuai dengan gambar yang anda miliki.

2. Gunakan Gambar yang menarik

tidak hanya mengandalkan gambar yang relevan saja, namun gambar yang sobat gunakan haruslah menarik. Gambar yang menarik lebih dapat menarik banyak perhatian audience. kemudian kesan pertama yang ditimbulkan dari cover juga mempengaruhi perhatian audience juga. Jadi pemilihan gambar yang menarik menjadi kunci sekaligus penentu apakah calon pembaca anda di sosial media akan tertarik untuk membuka artikel tersebut atau tidak. Dengan demikian, akan menentukan besar kecilnya enagment deengan membaca konten yang telah kita buat.

3. Pakai gambar dengan resolusi yang bagus

tidak untuk keperluan cetak saja, pada media digital pun juga harus diperlukan gambar dengan kualitas yang tinggi. Kualitas yang tinggi yang dimaksut adalah memiliki resolusi yang sesuai dengan besar pixel monitor. gambar dengan ukuran yang kecil akan nampak buram yang berakibat pada rendahnya kredibilitas konten anda, karena biasanya gambar tersebut tidak diperoleh beserta dengan lisensi atau ijinnya. Jika sobat memakai gambar yang berlisensi maka, hampir pasti resolusi didapatkan adalah resolusi yang cukup tinggi untuk keperluan digital media.

4. Usahakan File Jangan Terlalu besar

Selain memilih gambar yang tidak buram, penting juga untuk diperhatikan agar Anda tidak memilih gambar dengan resolusi terlalu besar. Karena resolusi atau ukuran gambar yang terlalu besar juga harus disesuaikan dengan media atau platform yang kita pakai. Jika sobat memuat gambar yang memiliki resolusinya terlalu besar pada artikel online, maka akan butuh waktu tidak sebentar bagi calon pembaca anda untuk membuka dan melihat artikel tersebut. Ini dikarenakan waktu loading time yang dibutuhkan untuk “mengirimkan” image dengan resolusi besar, lebih lama. Menurut penelitian oleh CDN Akamai  , 40% koresponden akan menutup halaman digital Anda jika dibutuhkan waktu lebih dari 3 detik untuk membuka halaman tersebut. Sebagai acuan,  pastikan agar gambar yang Anda muat tidak lebih dari 99KB. Jika lebih dari itu, ada baiknya menggunakan software converter gambar untuk merubah ukuran gambar agar sesuai dengan apa yang diharapkan.


5. Gunakan Gambar yang responsive

Seperti yang sudah Anda tahu, gambar yang Anda gunakan pastinya tidak hanya dilihat dari satu jenis perangkat  atau layar komputer saja. Di jaman yang mobilitas tinggi dan segala sesuatunya sudah serba realtime, pastikan gambar yang Anda gunakan bisa dilihat di berbagai resolusi perangkat komputer ataupun perangkat digital yang digunakan oleh audiens kita. Gambar tersebut harus terlihat pas untuk dibuka di layar komputer, layar tablet, maupun layar handphone. Pas yang dimaksud adalah tidak membuat audiens kita harus menyatukan alis dan  dahi saat memandangi gambar karena terlalu kecil, atau membuat audiens harus zoom-out karena gambar terlalu besar.

6. Perhatikan lisensi gambar yang anda pakai

Pastikan setiap gambar yang sobat akan pakai sudah memiliki lisensi atau ijinnya, sehingga tidak melanggar hak cipta atau copyright. Perlu diingat bahwa tidak semua image atau gambar yang anda temukan pada mesin pencari, seperti Google, dapat Anda gunakan pada konten anda dengan cuma-cuma. Oleh sebab itu, sangat disarankan agar sobat memanfaatkan bank image atau stock image library; seperti Shutterstock, Adobe Stock Image, 123RF Getty, istockphoto, dll. beberapa situs diatas termasuk situs berbayar jika kalian ingin mendapatkan gratis bisa di unsplash.com dan pixabay disana banyak gambar yang bisa kalian gunakan secara gratis dengan kualitas yang sudah lumayan bagus, namun jangan lupa juga untuk mencantumkan creadit si pembuat foto tersebut.

aspek-aspek tersebut dapat membantu Anda menentukan gambar yang akan Anda gunakan pada content Anda. Dengan pemilihan gambar yang baik, Anda tinggal memaksimalkan pendekatan dari segi konten itu sendiri yaitu dengan menentukan konten apa yang diinginkan audiens Anda, di samping juga memrepresentasikan nilai atau value dari brand dan perusahaan Anda.

By : heytekno.com